Communication Development

Bangun komunikasi yang menciptakan kejelasan & memperkuat kolaborasi.

BITAMA membantu organisasi mengembangkan kemampuan komunikasi yang relevan dengan situasi kerja, mulai dari menyampaikan gagasan, membangun dialog, mengelola perbedaan, hingga memengaruhi keputusan secara profesional.

COMMUNICATION AS A BUSINESS CAPABILITY

01 / UNDERSTAND

Clarity.

02 / CONNECT

Connection.

03 / MOVE FORWARD

Action.

Communicate with purpose.

Where Communication Matters

Komunikasi hadir di hampir setiap momen penting dalam pekerjaan.

Setiap peran membutuhkan cara berkomunikasi yang berbeda. Karena itu, kami menghubungkan pengembangan keterampilan dengan percakapan, forum, dan keputusan yang benar-benar dihadapi peserta.

01

Saat menyelaraskan tujuan

Menjelaskan prioritas, memberikan instruksi, dan memastikan pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang sama.

02

Saat berdialog dan memberi feedback

Mendengarkan perspektif, menyampaikan masukan secara konstruktif, serta mengelola percakapan yang membutuhkan kejelasan dan empati.

03

Saat bekerja lintas fungsi

Mengelola perbedaan kepentingan, memfasilitasi diskusi, dan membangun kesepakatan yang memungkinkan pekerjaan bergerak maju.

04

Saat menyampaikan ide

Menyiapkan presentasi, menyusun argumen, serta berkomunikasi dengan audiens internal maupun eksternal secara meyakinkan.

Who This Is For

Disesuaikan dengan peran dan kebutuhan peserta.

01/ Individual Contributor

Staff & Professionals

Menyampaikan informasi, bekerja sama, dan mengutarakan gagasan dengan lebih percaya diri.

02 / First-line Leader

Supervisors

Memberikan arahan, memfasilitasi rapat, dan membangun komunikasi sehari-hari dalam tim.

03/ People Leaders

Managers

Melakukan percakapan kinerja, memengaruhi pemangku kepentingan, dan mengelola isu lintas fungsi.

04/ Representatives

Business & Functional Leaders

Memimpin diskusi strategis, menyampaikan proposal, dan merepresentasikan organisasi.

Communication Capabilities

Empat area untuk membangun komunikasi yang lebih efektif.

Berikut adalah contoh area pengembangan. Topik dapat dipilih dan dikombinasikan berdasarkan konteks peserta, learning objectives, dan kebutuhan organisasi.

01 / FOUNDATION

Communicate with Clarity

Menyusun dan menyampaikan pesan dengan jelas, percaya diri, dan sesuai situasi kerja.

Effective Communication

Assertive Communication

02 / CONVERSATIONS

Facilitate Productive Dialogue

Mendengar secara aktif, membangun percakapan konstruktif, dan memfasilitasi forum yang menghasilkan tindak lanjut.

Giving & Receiving Feedback

Meeting Facilitation

03 / INFLUENCE

Influence & Negotiate

Menyelaraskan kepentingan, menyampaikan rekomendasi, dan mengelola perbedaan pandangan secara profesional.

Persuasive Communication

Negotiation Skills

04 / PRESENTATION

Present with Impact

Mengubah gagasan kompleks menjadi presentasi dan komunikasi publik yang terstruktur serta relevan bagi audiens.

Professional Presentation Skills

Public Speaking for Executives

Learning Experience

Komunikasi dipelajari dengan praktik, bukan hanya dengan mendengarkan.

Pengalaman belajar memberi kesempatan peserta mencoba cara berkomunikasi, menerima feedback, lalu memperbaiki pendekatannya melalui situasi yang relevan dengan pekerjaan.

01 / Workplace Scenarios

Kasus berdasarkan konteks pekerjaan, peran, dan situasi yang mungkin dihadapi peserta.

02 / Role-play & Simulation

Latihan percakapan, presentasi, feedback, atau negosiasi dengan skenario yang terstruktur.

03 / Peer & Facilitator Feedback

Umpan balik terhadap aspek yang dapat diamati seperti struktur pesan, pertanyaan, dan respons.

04 / Workplace Application

Action plan dan tugas penerapan sederhana untuk mendorong praktik setelah pembelajaran.

Development Architecture

Pilih kedalaman program sesuai perubahan yang ingin dicapai.

Satu kebutuhan mungkin cukup dengan workshop terfokus. Kebutuhan lain memerlukan rangkaian pembelajaran dan praktik yang lebih panjang. Ruang lingkupnya disesuaikan setelah diskusi kebutuhan.

01 / Essential

Focused Communication Workshop

Memperkuat kemampuan tertentu yang paling relevan dengan tantangan peserta.

  • Satu atau beberapa kompetensi komunikasi
  • Simulasi dan feedback terarah
  • Rencana penerapan individu

Contoh fokus: assertive communication atau presentation.

02 / Acceleration

Role-Based Communication Journey

Membangun beberapa kemampuan komunikasi yang saling terkait untuk satu peran atau kelompok.

  • Rangkaian modul yang relevan
  • Praktik dan tugas antarsesi
  • Review pengalaman penerapan

Contoh fokus: supervisor communication journey.

03 / Comprehensive

Team Communication Development

Menggabungkan pembelajaran dan dukungan implementasi untuk kebutuhan yang lebih luas.

  • Pemetaan kebutuhan beberapa kelompok
  • Workshop, praktik, dan tindak lanjut
  • Evaluasi sesuai lingkup program

Contoh fokus: kolaborasi lintas fungsi.

Evidence & Measurement

Perkembangan komunikasi perlu terlihat dalam perilaku yang dapat diamati.

Indikator disepakati berdasarkan tujuan program. Bentuk evidence dapat berbeda antara program public speaking, feedback, atau komunikasi lintas fungsi.

01 / BEFORE

Baseline

Menyampaikan informasi, bekerja sama, dan mengutarakan gagasan dengan lebih percaya diri.

02 / DURING

Practice Evidence

Memberikan arahan, memfasilitasi rapat, dan membangun komunikasi sehari-hari dalam tim.

03 / AFTER

Application

Melakukan percakapan kinerja, memengaruhi pemangku kepentingan, dan mengelola isu lintas fungsi.

Komunikasi dan kepemimpinan saling terhubung.

Untuk kebutuhan people leaders, pengembangan komunikasi dapat dikombinasikan dengan leadership development, coaching conversation, dan performance management.

Start With Your Communication Needs

Komunikasi seperti apa yang ingin diperkuat di tim Anda?

Ceritakan situasi kerja, profil peserta, dan perubahan yang ingin dicapai. Kita dapat memetakan area kemampuan serta bentuk pembelajaran yang relevan untuk organisasi Anda.

Initial discussion • No obligation

Go to Top